Sinyal yang diterima dari Akses Point akan dipancarkan lagi oleh router ini dengan IP dan ssid berbeda.Maksud IP&ssid berbeda disini adalah penerima sinyal wireles seperti ponsel dan laptop akan memperoleh IP&ssid dari router WISP bukan dari Akses Point,jadi router bisa berdiri sendiri(independent),untuk lebih jelasnya kita lihat topologi :
AP (WAN IP:10.10.10.1)---Router WISP(Wan IP:10.10.10.2,LAN IP: 192.168.0.1)---Ponsel(192.168.0.3)
AP(ssid:@wifi)---Router WISP(ssid:sekampungwian wifi)---Ponsel
Nah dari topologi tersebut anda bisa melihat jika mode WISP berdiri sendiri sebagai penerima dan pemancar sinyal wireles,mempunyai hak sendiri untuk menyebarkan sinyal wireles dengan IP dan ssid berbeda dengan Akses Point yang ditembak,karena mode WISP Input dan outpunya berupa WLAN dan LAN.
Repeater mempunyai arti secara umum adalah penguat,jika dalam sebuah dunia wifi repeater berfungsi sebagai alat untuk memperluas jangkauan sinyal wireles.Repeater di dalam konfigurasi router juga dan merupakan sebuah mode seperti halnya mode WISP akan tetapi mode Repeater tidak berdiri sendiri,mode ini hanya memperluas jaringan wireles saja,sedangkan IP dan ssid wifi yang dipancarkan hanyalah meneruskan Akses Point yang ditembak,lihat topologi
AP(WAN IP:10.10.10.2)---Router Repeater (WAN IP:10.10.10.2)---Ponsel (10.10.10.3)
AP(ssid:@wifi)---Router Repeater (ssid:@wifi)---Ponsel(@wifi)
Dari Uraian di atas dapat kita simpulkan perbedaan antara WISP dengan Repeater adalah sebagai berikut:
- Mode WISP penerima dan penyebar wireles sedangkan repeater adalah memperluas dan memperkuat sinyal wireles
- Mode WISP bersifat Independent sedangkan repeater hanya meneruskan
- Mode WISP Input & outputnya WLAN dan LAN sedangkan repeater Input & outputnya WLAN saja atau LAN saja.
