.
Tradisi ini asal-usulnya sebenarnya memang acara open House digelar di hari ke 7 syawal,dimana rutinitas mbah Mesir saat hari pertama sesudah sholat Idul Fitri beliau selalu di undang Bupati di pendopo setelah itu Mbah Mesir melaksanakan sunah puasa nyawal 6 hari dan baru hari ke-7 para santri dan masyarakat sekitar berduyun-duyun bersilaturahmi ke rumah mbah Mesir,karena aklak mulia ulama seperti jujungan kita Nabi Muhammad SAW yang selalu memuliakan tamunya,menghidangkan ketupat adalah sarana Mbah Mesir meghormati para tamu-tamunya.Dan dengan bergulirnya waktu semua masyarakat akhirnya menirukan tradisi ini sampai saat ini,jika penulis tafsir kan ini seperti keberkahan dari ulama.
Tradisi ini tidak kalah ramainya dengan lebaran dimana kita akan saling bersilaturahmi kembali khususnya saudara dari luar daerah.Jalanan raya sampai jalan kampung akan mancet total dipenuhi masyarakat berduyun-duyun untuk bersilaturahmi.
Ketupat dibuat dari janur muda yang dianyam sedemikian rupa,tradisi ini sudah dirasakan meriah 2-3 hari sebelum hari H dikarenakan para warga akan beramai ramai mencari janur dan menganyamnya,ada beberapa variasi anyaman ketupat seperti ketupat sinto,ketupat luar,ketupat tumbu,anyaman tersebut cara menganyamnya juga akan berbeda-beda,dan tidak semua orang bisa,nah inilah yang membuat agak resah dimana menurut penulis banyak anak muda yang tidak bisa menganyamnya hanya orang yang sudah berumur yang bisa.
Ciri khusus tradisi ini adalah ketupat,dimana setiap kita berkunjung ke tiap rumah warga maka kita akan dijamu oleh santapan ketupat dengan opor ayam yang akan memanjakan lidah kita.Masakan yang dihidangkan menurut penulis antar rumah warga akan berbeda cita rasanya,kelezatan ketupat dengan opor ayam akan disajikan dengan masakan berbeda beda biasanya opor ayam dicampur dengan berbagai sayuran seperti tewel(buah Nangka muda),kadang soto ayam juga ada.Kenikmatan menikmati hidangan ketupat akan berbeda cita rasaya saat menyantapnya ketika hari ketupat atau kupatan.
Nah,tentunya para ibu-ibu pastinya bisa membuat opor yang lezat untuk hidangan saat
kupatan,untuk ibu melenial juga bisa mencoba membuat variasi untuk membuat ciri khas opor ayamya dengan mempraktekan resep opor ayam melalui aplikasi dibawah ini,dimana dengan aplikasi ini mungkin bisa membantu para ibu mendapatkan pengalaman berbeda membuat opor ayam mudah dan lezat lewat aplikasi,cari di playstore

Aplikasi ini berisi ratusan resep opor ayam dengan berbagai macam kreasi,pastinya ibu-ibu sangat wajib memiliki aplikasi ini,apalagi untuk sumbangsih tradisi kupatan ataupun Lebaran.

