Cerita-cerita di atas ,menjadikan kabar bahwa 5G akan memusnahkan wifi akan menjadi berita Horor bagi pengelola RT/RWnet dimana menjadikan jasa dan pengorbananya tidak ada artinya sama sekali .Pernah penulis membuat artikel yang berjudul Internet masuk desa RT/RWnet pahlawan.Dimana artikel itu berisi cerita tentang peralatan apa saja yang digunakan untuk merouter signal,berisi anggaran minimal untuk mendirikan antena RT/RW net serta biaya pasang tempat client.Di artikel tersebut juga berisi bagaimana perjuangan pengelola untuk memasukan Internet ke Desa yang tidak terjangkau oleh kabel FO dari telkom dan lemahnya signal operator seluler di desa.
RT/RWnet memang masih remang-remang masa depannya menurut penulis,karena problem internal yaitu banyak pengelola RT/RWnet yang masih belum punya ijin,dan mengeluarkan invoice kepada clientnya ,nah inilah yang menyebabkan RT/RW net dipandang Ilegal dan tidak bisa berkembang.
5G memusnahkan wifi,menurut penulis hal itu kemungkinan terjadi adalah tidak mustahil kawan,karena menurut Informasi yang saya dengar dan baca di media online,hal itu disebabkan pemerintah atau swasta akan membangun titik hotspot WIFI diberbagai daerah,itu dipicu oleh meningkatnya kebutuhan browsing,streaming,download membuat provider-provider harus menyediakan WIFI selain data seluler .Disamping itu teknologi 5G juga menjajikan biaya yang lebih murah.
Untuk masalah kecepatan 5G juga tidak diragukan lagi,diluar negeri kecepatan 5G sudah ada yang mencapai 1Gbps.Murah,dapat terkoneksi dimana mana,kecepatan transfer data ,nyerah deh".Solusi untuk para pengelola RT/RW net yang masih bisa diharapkan adalah segera upgarade ke teknologi terbaru yaitu protocol 802.11 ax yang sekarang sudah mulai dikembangkan,yaitu teknologi wifi generasi ke 6 .Kehandalan generasi WIFI 6 yang sangat menonjol adalah dapat digunakan di area jaringan padat,berarti bisa penulis artikan WIFI 6 kebal terhadap Interferensi,dimana interferensi adalah momok bagi koneksi Internet via wifi.
Nah,jika keadaan ini benar benar terjadi,yang paling sangat menderita adalah para pengelola di desa dan pelosok seperti penulis,gimna tidak?kami disini masih seumuran jagung bisa menikmati Internet secara lancar,dan itu karena jasa RT/RW net yang bisa menyambungkan jaringan internet dari kota masuk sampai pelosok desa,dan itupun kami hanya menggunakan generasi wifi ke 3 yaitu protocol 802.11 n yang kecepatan tranfer datanya.Untuk upgrade peralatan wifi yang suport wifi 6 tentunya memerlukan dana yang cukup besar.Apakah kita harus nyerah dan pasrah.
Sumber :https://inet.detik.com/telecommunication/d-4451909/5g-bakal-musnahkan-wifi?_ga=2.130644879.1055021672.1558276242-2133809859.1552628795
