Sekampungwifian - Artikel ini ditulis hanya untuk melengkapi artikel kami yang berjudul tentang Topologi Jaringan komputer,dimana disitu saya memiliki unek-unek dan akhirnya artikel ini saya buat.Artikel ini akan melengkapi dan sedikit menambah wawasan kita tentang jaringan wireless ,sebenarnya kedua jaringan ini pada dasarnya hampir sama mungkin yang sedikit membedakan adalah media yang digunakan untuk penghantarnya koneksi via apa? jika Jaringan komputer pada umumnya menggunakan Kabel dan untuk Jaringan wireles menggunakan sinyal.
Teknologi jaringan komputer menurut penulis perkembangannya lebih lambat jika dibandingkan teknologi wireles dimana teknologi wireles sudah mengalami beberapa perubahan besar.Perkembangan dunia wireles yang terlalu cepat ini sebenarnya lebih dipengaruhi menjawab tantangan yang terjadi di lapangan,dimana kita tahu jika sinyal wireles sering mengalami gangguan seperti Interferensi sinyal yang membuat koneksi tidak stabil.
Sangat berbeda dengan koneksi via kabel, pemilihan penggunaan kabel untuk sebuah jaringan komputer akan lebih stabil jika dibandingkan jaringan wireles.Kabel UTP sampai saat ini masih digunakan dalam dunia jaringan seperti kantor,sekolahan walaupun teknologi kabel FO sudah ada.
Sangat berbeda dengan koneksi via kabel, pemilihan penggunaan kabel untuk sebuah jaringan komputer akan lebih stabil jika dibandingkan jaringan wireles.Kabel UTP sampai saat ini masih digunakan dalam dunia jaringan seperti kantor,sekolahan walaupun teknologi kabel FO sudah ada.
Banyak faktor mempengaruhi kesetabilan jaringan wireles,dan apa itu sudah pernah saya tulis di artikel lainnya bisa anda baca DISINI ,Salah satu Faktor yang membuat jaringan wifi tidak stabil adalah Topologi jaringan wifi yang digunakan,pemilihan mode sangat berpengaruh baik buruknya koneksi,dan inilah 3 mode yang umumnya dipakai di lapangan.
3 Topologi Jaringan Wireles
1.PTP (Point to Point)
Jaringan wifi ini mengunakan peralatan antea 1:1,dimana artinya untuk menghubungkan kedua jaringan agar dapat tehubung,satu alat Router dikoneksikan dengan satu Router juga.Jadi Akses Point ini tidak melayani koneksi selain Router yang sudah ditentukan baik IP Addres dan Mac Addresnya.Model Topologi seperti cocok digunakan untuk koneksi jarak jauh dan menghindari interferensi frekuensi dan data/banwidth yang di koneksikan besar dimana topologi kecepatan jaringan mencapai kecepatan 100MB dan sampai 4Gb full duplex
2.Point To Multipoint (PMP)
Model jaringan kedua ini,Komunikasi antar perangkat ini adalah satu ke banyak,dimana satu Akses Point melayani koneksi beberapa router client. Sistem PMP dikategorikan ke dalam sistem tunggal dan sistem dua arah,,model topologi ini tidak cocok untuk jarak jauh jika keadaan tidak LOS seperti terhalang oleh bukit,pohon,gedung. Point-to-multipoint juga disebut/disingkat PTMP, P2MP,Kecepatan koneksi mencapai 300Mbps
3.Mode Mesh Point
Mode ini biasanya disebut Multipoint to Multipoint,jaringan model ini sering dipengaruhi jumlah hop(Perantara/Router) dan berapa besar data yang dikirimkan,biasanya mempengaruhi CCQ dan Latency.Biasanya menggunakan repeater untuk koneksinya,setiap node di di topologi ini selain sebagai Host juga sebagai router.Biasanya digunakan untuk jaringan besar.Lihat Gambar
Penjelasan melalui kata-kata mungkin akan sulit dicerna,jadi penggunaan gambar untuk menjelaskan mungkin lebih baik.3 mode topologi jaringan wifi di atas sering digunakan dalam instalasi jaringan wifi,pemilihan mode terbaik adalah dengan mempertimbangankan medan di tempat anda,pertimbangan tersebut di antaranya adalah keadaan Interferensi sinyal,keadaan LOS medan.Terimakasih



