• Breaking News

    SKW

    Sekampung Wifian Murah&Unlimited

    Saturday, October 20, 2018

    TRANSMIT CCQ DAN KAWAN-KAWAN BESERTA PENGERTIANNYA

    Sekampungwifian - Artikel kali ini masih berhubungan dengan kesetabilan signal wifi kawan,akan tetapi sesuai judulnya disini saya tidak akan membahas solusi mengatasinya,tetapi di artikel akan fokus membahas Transmit CCQ dan kawan-kawan beserta pengertiannya.

    Dengan mampu memahami dan membaca kondisi CCQ beserta kawan-kawannya dapat membantu kita saat melakukan konfigurasi sebuah Router yang tepat,nantinya dengan setting yang tepat maka dapat meningkatkan sinyal untuk mendapatkan ke stabilan koneksi antar perangkat Wifi.

    Kesetabilan dan kekuatan mengangangkut Banwidth dapat ditentukan oleh beberapa parameter di antaranya sebagai berikut, yaitu kuat sinyal (signal strength), Signal to Noise Ratio (SNR), Client Connection Quality (CCQ), Data Rate, Bandwidth, Throughput dan Packet Lost. Berikut penjelasan

    1. Kuat Sinyal (Signal Strength) 
    Sinyal pada WiFi ditunjukan dengan besaran dBm yaitu satuan level daya dengan referensi daya 1 mW = 10-3 Watt.

    Rentang kuat sinyal pada WiFi yaitu antara -10 dBm sampai kurang lebih -99 dBm dimana semakin kecil nilai nya mendekati positif maka semakin besar kuat sinyal nya. Kuat sinyal dapat dikategorikan berdasarkan kualitas nya sebagai berikut :

    a. Excellent (green): -57 to -10 dBm (75 - 100%)
    b. Good (green): -75 to -58 dBm (40 - 74%)
    c. Fair (yellow): -85 to -76 dBm (20 - 39%)
    d. Poor (red): -95 to -86 dBm (0 - 19%)

    Signal Fair di Frekuensi 2.4ghz biasanya belum memenuhi syarat untuk stabilnya koneksi,karena signal fair biasanya CCQ yang di dapat masih jelek.

    2. Signal to Noise Ratio (SNR)
    Sebuah sambungan wifi yang menggunakan frekuensi tertentu akan menerima apa pun yang ditransmisikan, ditambah interferensi di sekitar perangkat.

     Jika kekuatan transmisi secara signifikan lebih kuat dari interferensi, maka perangkat dapat efektif mengabaikan interferensi.

    Jika sinyal wifi yang diterima sebanding dengan interferensi lingkungan sekitar, maka perangkat wifi  tidak akan mampu membedakan sinyal dari perangkat lawan dengan interferensi. Hal ini akan menyebabkan komunikasi wifi dan data tidak berjalan dengan baik.

    Jika interferensi lebih kuat maka koneksi akan gagal mendapatkan koneksi.

    Signal to Noise Ratio (SNR) adalah rasio perbandingan antara sinyal yang diterima dengan gangguan sekitar dengan satuan desibel (dB).

    3. Client Connection Quality (CCQ)
    Client Connection Quality (CCQ) adalah nilai dalam persen yang menunjukkan efektifitas bandwidth yang digunakan terhadap bandwidth maksimum yang tersedia secara teoritis.
    PENGERTIAN TRANSMIT CCQ
    CCQ dan Kawan-Kawan

    CCQ berbanding lurus dengan troughput yang bisa didapatkan pada sambungan wifi.

    Semakin bagus CCQ maka semakin tinggi troughput yang didapatkan.Tetapi kuat sinyal yang bagus beum menjamin mendapatkan troughput yang tinggi. Hal ini disebabkan pada jaringan wifi wireles memiliki dua tipe kuat sinyal (signal strength) Tx/Rx

     Jika kedua tipe kuat sinyal tidak sama (rata-rata seimbang) maka komunikasi wifi tidak akan berjalan dengan baik.

    Nilai maksimal CCQ yaitu 100% sehingga semakin mendekati 100% maka semakin bagus CCQ nya.

    Pengalaman kami jangan pernah memaksakan koneksi perangkat wifi, jika CCQ didapat dibawah 90%

    Jika CCQ naik turun sampai 5 digit berarti di interferensi berat,anda bisa melakukan scan daerah sekitar untuk mencari frekuensi yang masih kosong.

    4. Data Rate
    Pada komunikasi WLAN terdapat parameter Data Rate yang melambangkan kemampuan atau kapasitas transfer data (throughput) dari komunikasi wifi tersebut. Setiap satuan Data Rate menggunakan modulasi wifi  yang berbeda.Semakin besar Data Rate maka semakin kompleks modulasi yang digunakan.

    Data Rate untuk standar nirkabel 802.11b masih menggunakan modulasi standard DSSS, DPSK (Digital PSK) dan bandwith maksimal yang bisa didapatkan adalah 11Mbps. Data Rate untuk standar nirkabel 802.11a/g menggunakan gabungan modulasi yang berbeda. Untuk data rate 6 dan 9 Mbps menggunakan modulasi BPSK, dan untuk data rate 12 dan 18 Mbps menggunakan modulasi QPSK, sedangkan untuk Untuk data rate 24 hingga 54 Mbps menggunakan modulasi QAM.

    5. Packet Loss
    Packet loss merupakan besar dari paket yang hilang dalam jaringan karena terjadi tabrakan atau collision. Packet loss terjadi ketika satu atau lebih paket data yang dikirim melalui jaringan komputer tidak dapat mencapai tujuan.

    Jika terjadi packet loss maka protokol jaringan yang ada pada router akan meminta pengirim untuk mengirim ulang paket data yang hilang tersebut. Pada saat proses pengiriman ulang data yang hilang tersebut maka akan menyebabkan meningkatnya nilai waktu tunggu pengiriman paket (jitter).

    6. Bandwidth dan Throughput

    Bandwidth (lebar pita) adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah jaringan, yang menunjukkan kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.

    Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah bit per detik (bits per second) atau sering disingkat sebagai bps.

    Sebagai Contoh!! disini kami sertakan Main menu di salah satu Akses Point ,yang dapat anda Tafsirkan sendiri gimana cara kerja main menu tab-tab ini,dan kami sertakan pula pengertian fungsi tab tersebut,silahkan disimak

    “Main Menu” Accses Point Ubiquity Rocket M2

    PENGERTIAN TRANSMIT CCQ

    Device Model : Menampilkan model radio

    Device Name : Nama dari perangkat yang di setting

    Network Mode : Brigde, berarti radio berfungsi Bridge, jika Router, berarti berfungsi juga sebagai Router

    Wireless Mode : Acces Point WDS, berarti  sebagai AP atau Master dari client atau lawan nya.

    SSID : (Service Set IDentifier) sebagai identifikasi agar Radio AP dan Client bisa terkoneksi, selain SSID bisa juga dengan Mac Address

    Security : Security berupa enkripsi yang sudah kita set, agar aman dari pembobolan

    Version : Versi dari AirOS

    Uptime : Lama AP sudah Hidup

    Date : Info Tanggal system , data akan sesuai saat ini bila sudah di set dengan benar

    Channel/Frequency : Chanel yang digunakan

    Chanel Width : Lebar Channel yang digunakan, semakin besar lebarnya maka semakin besar Throughput yang di dapat, namun semakin rentan interferensi

    Frequency Band : Range frequency yang digunakan

    Distance : Jarak  dengan Radio lawannya,bisa kita sesuaikan

    TX/RX Chains  : 2×2 , informasi bahwa PowerBeam Multi Input Multi Output

    Tx Power  : Besar Transmit PowerBeam dengan satuan dBM

    Antenna : Info dari antenna yang digunakan (disetting)

    Wlan0 MAC : info Mac Address interface Wlan Rocket M2

    LAN0 MAC : info Mac Address interface LAN Rocket M2

    LAN0 : info Duplex dan Speed interface LAN Rocket M2

    AP MAC : Jika radio sebagai client, maka Mac Address yang tertera adalah Mac Address AP AccesPoint (master)

    Connections : Info dari jumlah client yang terhubung, bila ingin melihat detail client bisa di klik menu station di bagian bawah

    Transmit CCQ : Qualitas dari Transmit Radio , semakin besar, berarti qualitasnya semakin Baik
    PENGERTIAN TRANSMIT CCQ

    airMAX : status airMAX disable atau enable

    airMAX Quality : Kualitas tekonologi airMAX

    airMAX Capacity : Kapasitas teknologi airMAX

    PENGERTIAN TRANSMIT CCQ
    Klik Troughput

    Throughput : Status trafik real time di interface WLAN dan LAN

    Stations : Info detail dari client yang terhubung

    PENGERTIAN TRANSMIT CCQ
    Klik Stasion
    Untuk Interfaces,ARP Table,Bridge Table,Routes tinggal klik satu persatu untuk melihat penampakannya

    Interfaces : Status detail dari interface WLAN dan LAN


    ARP Table : Status ARP perangkat lain yang masih satu network

    Bridge Table : Info perangkat lain yang terhubung dengan Rocket M2 di Layer2

    Routes : Info Routing di Rocket M2

    Tambahan sedikit “ya” Banyak brand-brand Accses Point sekarang yang menggunakan sejenis AirMax.Fungsi AirMax menurut kami adalah untuk menjaga ke stabilan antar perngkat yang tersamnung,stabil disini baik signal,ccq,Trougphut,Tx/Rx .

    Sedangkan dari sumber situs resmi Ubiqity Air Max berfungsi sebagai berikut:
    Sumber: “wiki.ubnt.com”

    “Basically the radios will change channel every 10 seconds (can be changed) and will continue to do so while at the same time prefering the channels with the least amount of noise.

    You use this in urban environments where you often get noise on a channel and want the radios to automatically find a new one – knowing the new one will also get noise and the radios will need to change channel again.


    This scenario is achieved by having the radios constantly change channel but prefer using channels with the least amount of noise which the system dynamically calculates as time passes”



    Baca Juga : Trik Khusus Mengatasi Interferensi sinyal Wifi



    Intinya Fungsi AirMax adalah menjaga kestabilan koneksi sambungan wifi tetapi dari kutipan di atas lebih ditekankan menjaga kestabilan koneksi dari Interferensi berarti AirMax ini sangat berguna jika di sekitar kita mempunyai Interferensi yang tinggi.

    Kesimpulan dari artikel ini adalah teori biasanya berbeda dengan apa yang terjadi di lapangan.Dari pengalaman dilapangan kualitas wireles yang bagus dan stabil jika bisa terpenuhinya 3 ciri dibawah ini :

    Signal Exelent minimal -60 
    CCQ diatas 90 % 
    Tx/Rx seimbang

    Jika ketiga point terpenuhi,menurut pengalaman kami dijamin koneksi wifi lancar.Terimakasih